Rambut Rontok Berlebihan, Apa Penyebabnya? Temukan Sekarang

By
Faktor penyebab rambut rontok berlebihan. Kehilangan rambut hingga berhelai-helai dan setiap hari terjadi sangatlah mengerikan. Walaupun memang kehilangan helai rambut itu adalah sesuatu yang normal, namun yang akan menjadi sesuatu yang gawat apabila Anda kehilangan hingga 100 helai rambut setiap harinya. Ini sudah menandakan bahwa kesehatan rambut Anda mengalami masalah. Mungkin Anda baru mengetahui sesudah Anda melihat di dinding kamar mandi, lantai kamar, dan saluran pembuangan air kamar mandi. Ada begitu banyak helai rambut yang rontok. Begitu pula pada sisir. Seketika Anda menyadari bahwa rambut Anda semakin menipis. Anda harus mengetahui penyebab itu semua dan mencegahnya, juga mengatasi problem tersebut. Mari baca selengkapnya.



Rambut rontok bisa botak


Apabila rambut Anda rontok antara 50 sampai dengan 100 helai per hari, ini merupakan sebuah kondisi wajar. Tak akan menyebabkan kepala Anda menjadi botak dengan cepat, karena rambut baru akan menggantikan yang rontok. Jadi yang baru dengan yang rontok masih banyak yang baru, untuk batasan tersebut. Tetapi akan berbeda apabila rambut rontok yang Anda alami terlalu banyak atau dengan kata lain rontok berlebihan. Bisa-bisa pertumbuhan rambut pun menjadi ikut terganggu karenanya, hingga akhirnya berhenti.

Telogen Effluvium


Itulah sebutan untuk kondisi rambut rontok yang berlebihan hingga melebihi 100 helai rambut setiap harinya. Bagian kepala yang mengalami kerontokan itu menyeluruh, karena itu kebotakan bukan hanya terjadi pada 1 daerah kepala saja, jadi bukan pitak. Tetapi rambut Anda akan menjadi tipis secara total atau keseluruhan. Faktor penyebabnya bisa Anda check di bawah ini:


  • Anemia parah
  • Flu
  • Mengalami demam tinggi
  • Stress emosional, contohnya karena proses perceraian, kehilangan pekerjaan, keluarga ada yang sakit parah, dan lain-lain
  • Stress fisik intensif, contohnya melahirkan
  • Menderita jenis penyakit jangka pendek, contohnya infeksi berat ataupun sesudah menjalani operasi
  • Perubahan hormonal, contohnya pada seorang wanita hamil
  • Sedang melakukan diet, mencoba mengubah pola makannya
  • Berat badan turun hingga 9 kg ataupun lebih
  • Menjalani pengobatan tertentu, contohnya radiasi atau kemoterapi
  • Baru sembuh dari serangan penyakit
  • Kerja kelenjar tiroid yang kurang aktif
  • Berhenti konsumsi pil KB
  • Tubuh kurang asupan beberapa zat gizi, contohnya zinc, zat besi, serta protein


Telofen effluvium dapat terjadi pada wanita dan pria, serta tidak ada batasan usia untuk itu. Tetapi memang pada wanita itu lebih cenderung sering terjadi kondisi ini, khususnya saat terdapat perubahan hormonal. Umumnya rambut rontok ini terjadi di antara 6 minggu hingga 3 bulan sesudah stress dan kondisi medis tertentu yang Anda alami.

Apakah perlu Pengobatan Khusus


Mungkin ini menjadi pertanyaan Anda. Untuk Anda ketahui bahwa rambut rontok berlebihan itu ternyata tidak memerlukan pengobatan khusus ataupun pengobatan tertentu. Di mana rambut Anda dapat tumbuh kemudian tebal kembali sesudah jangka waktu 6 bulan, yang penting akar masalah, faktor utama penyebab rambut rontok sudah Anda atasi. Jika tidak maka kerontokan akan terus terjadi. Tetapi apabila rambut Anda mengalami rontok berlebihan, atau istilahnya telogen effluvium ini, yang diakibatkan karena tubuh kekurangan zat besi atau zinc, maka konsumsi suplemen yang tepat sangat disarankan untuk mengatasi masalah kerontokan berlebih tersebut. Sekian artikel tentang rambut rontok berlebihan, apa penyebabnya? Temukan sekarang, semoga bermanfaat.