Kumpulan penyakit penyebab rambut rontok

By
Daftar kumpulan penyakit penyebab rambut rontok. Anda mungkin ingin mengetahui apa sajakah penyakit yang dapat mengakibatkan kondisi rambut rontok pada seseorang. Kerontokan rambut adalah keluhan yang sudah kerap terjadi. Di mana kerontokan rambut sampai dengan 100 helai per hari itu sesungguhnya masih hal yang dapat disebut wajar, tetapi jika rambut Anda mengalami kerontokan yang berlebih, maka itu dapat diakibatkan karena berbagai macam faktor. Berikut beberapa faktor penyebabnya.

Faktor penyebab rambut rontok


Bisa karena kehamilan, menopause, alopesia androgenetik, yakni karena kadar hormon DHT yang tinggi, DHT adalah dihidrotestosteron pada seorang pria. Penyakit kulit, contohnya adalah lichen planus. Yang ketiga adalah karena alopesia areata, yang berupa pitak di rambut karena pengaruh faktor genetika dan juga karena gangguan pada sistem antibodi tubuh seseorang. Juga bisa disebabkan karena penyakit autoimun, contohnya adalah lupus eritematosus discoid. Pemakaian kontrasepsi normal. Pengaruh asupan gizi, stress psikis, efek samping karena pemakaian obat, contohnya antihipertensi dan antidepresan, dan juga bisa karena faktor proses kimia, contohnya pelurusan rambut, pengeritingan, dan pewarnaan rambut pun dapat berpengaruh.

Penanganan


Untuk menangani kondisi rambut rontok bisa dengan memberikan beberapa macam obat-obatan tertentu. Contohnya adalah minoxidil, finasteride, kortikosteroid dan juga transplantasi rambut.

Penyakit Androgenetic Alopecia


Ini adalah jenis penyakit atau gangguan yang ditandai oleh hilangnya rambut. Biasa terjadi pada wanita dan pria. Umumnya disebabkan karena pengaruh faktor genetik, warisan keturunan orang tua. Untuk kaum pria, salah satu tanda-tanda yang termudah untuk ditemukan yakni terjadinya kondisi kebotakan. Sebab hal tersebut yang paling terlihat. Sementara untuk kaum wanita, bukan kondisi kebotakan. Namun rambut yang ada pada atas kepala menjadi semakin menipis seiring waktu. Itu merupakan tanda-tanda jika seorang wanita mengalami androgenetic alopecia. Walaupun memang juga ada yang hingga mengalami kebotakan total, meskipun kasus kebotakan total pada wanita dengan gangguan ini sangat jarang terjadi. Artikel lainnya alopecia & kebotakan.

Untuk Anda yang mungkin sudah mengalami beberapa tanda-tanda yang disebutkan sebelumnya tersebut, akan menjadi benar-benar rentan pada kerontokan rambut. Khususnya Anda dengan keturunan, di mana kondisi rambut dari orang tua menipis. Jika melihat apa yang terjadi di lapangan, maka rambut rontok akan menyebar hingga seluruh kulit kepala. Kondisi tersebut termasuk ke dalam bentuk kondisi autoimun, untuk Anda ketahui. Hal tersebut serupa terjadi di seseorang atau pasien yang terserang penyakit tertentu, contohnya adalah diabetes, tiroid, vertigo, dan down syndrome.

Anagen effluvium


Tak hanya ada pengaruh langsung dari gangguan atau penyakit, keadaan rambut rontok pun dapat dipengaruhi hal yang lain. Contohnya disebabkan oleh keadaan yang harus terjadi, dikarenakan adanya efek samping perawatan medis yang dilakukan sebelumnya. Contohnya perawatan medis untuk penyakit kanker. Seorang pasien kanker wajib melakukan pengobatan medis kemoterapi, Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan kemoterapi. Ketika menjalankan kemoterapi tersebut, pasien pun akan diberi penyinaran langsung memakai sinar radiasi. Apa fungsinya? Fungsi penyinaran tersebut adalah membunuh sel kanker dalam tubuh pasien. Tetapi sifat sinar tersebut benar-benar kuat, da bisa membunuh sel kanker. Konsekuensi dari metode perawatan tersebut yakni mematikan sel serta jaringan yang terdapat di sekitarnya. Termasuk dalam hal ini sel folikel rambut. Oleh karena itu Anda pasti sudah sering melihat seseorang yang menjalani kemoterapi itu mengalami problem kerontokan rambut yang cukup fatal. Sekian artikel tentang kumpulan penyakit penyebab rambut rontok, semoga bermanfaat.