Mengapa Rambut ada yang Tumbuh di Ketiak? Apakah Gunanya?

By
Rambut tumbuh di ketiak, tentu Anda penasaran dengan ini. Mungkin Anda ingin tahu apakah rambut tersebut ada fungsinya. Biasanya yang diketahui hanya rambut yang tumbuh di rambut, dan itu merupakan hal yang umum. Dan kebanyakan orang-orang tidak terlalu perduli dengan rambut yang tumbuh pada bagian ketiak. Padahal Anda jangan sekali-sekali meremehkan rambut, atau mungkin yang lebih tepat disebut bulu ketiak. Banyak wanita dengan alasan mode, estetika, kebersihan, dan kenyamanan, akhirnya mencukur atau mencabuti habis bulu ketiak mereka. Di mana aktivitas mencukur dan mencabut bulu ketiak itu terdengar merupakan sebuah hal yang sepele, tetapi ada yang harus Anda ketahui. Mari baca selengkapnya.

Bulu ketiak


Di mana aktivitas mencabut dan mencukur bulu ketiak tersebut justru mempunyai efek bahaya lebih besar, terkait kesehatan, dibandingkan manfaat yang Anda peroleh. Sekarang setelah membaca artikel kesehatan rambut ini hingga selesai. Anda akan menemukan jawaban di balik itu semua. Sebelumnya mari mengenali terlebih dahulu manfaat dari bulu ketiak tersebut.


Manfaat bulu ketiak


Adalah untuk melindungi dari bakteri dan kotoran. Manfaat kedua adalah melindungi ketiak dari berbagai zat racun yang dapat masuk, yang berasal dari luar tubuh. Manfaat ketiga, bulu ketiak juga akan memproteksi organ vital yang terdapat di sekitarnya, termasuk melindungi organ payudara.

Bau tak sedap dan bulu ketiak

Di ketiak itu ada kelenjar apocrine yang diproduksi ketika Anda berkeringat. Untuk seorang perempuan, aktivitas dari kelenjar ini dapat hilang ketika sudah memasuki masa menopause. Kelenjar yang satu ini memiliki kandungan asam lemak jenuh dan dengan cairan yang lebih berminyak dan lebih kental. Sesungguhnya cairan yang diproduksi kelenjar apocrine ini Cuma berbau lemak. Namun dikarenakan pada tiap helai bulu rambut terdapat kandungan bakteri dengan fungsi proses pembusukan, karenanya apabila kebersihannya tak dijaga, dapat mengakibatkan muncul bau tidak sedap.

Sarat pada bahaya

Apabila mencukur bulu ketiak, maka pada ketiak dapat muncul luka kecil yang tidak kasat mata dengan jumlah cukup banyak. Pori-pori pada daerah ketiak pun akan ikut membesar karenanya. Kondisi tersebut justru memungkinkan zat kimia dan toksin yang berasal dari macam-macam produk, contohnya bedak, deodoran, serta krim, bisa masuk ke kulit dengan mudah.

Anda harus mengetahui jika daerah lipatan ketiak adalah tempat kelenjar getah bening berkumpul. Kelenjar tersebut yang dapat membantu memudahkan proses transportasi zat kimia dan racun, yang berasal dari luar tubuh menuju bagian dalam tubuh, khususnya ke daerah payudara. Karena itu tak mengherankan apabila mencukur dan mencabut bulu ketiak itu senantiasa berkaitan dengan yang namanya penyakit kanker payudara. Tak hanya organ payudara saja, tetapi kemungkinan racun yang berasal dari luar tubuh pun dapat masuk menuju berbagai bagian tubuh yang lainnya. Contoh yang dapat terserang adalah jantung, otak, dan paru-paru. Jadi kondisi ini benar-benar mengkhawatirkan.

Ketika Anda mencabut bulu ketiak, juga tanpa Anda sadari umumnya muncul luka, plus pori-pori membesar. Seperti disebutkan sebelumnya. Luka tersebut dapat memudahkan penyakit datang, contohnya adalah bengkak, radang, bernanah, kemudian menyusul infeksi. Keadaan tersebut berlangsung bisa untuk jangka waktu panjang. Iritasi pun dapat terjadi dengan terus menerus. Dapat mengakibatkan terjadinya mutasi sel juga. Mutasi sel tersebut yang memungkinkan penyakit kanker payudara menyerang.

Jika ingin menghilangkan bulu ketiak, jangan menggunakan cara waxes juga, sebab resiko terserang kanker payudara sama dengan Anda memakai cara dicukur atau dicabut. Jadi lebih baik menggunakan gunting khusus atau gunting kecil. Karena resiko luka akan berkurang. Begitu pula pembesaran pori-pori tak akan terjadi. Sekian artikel tentang mengapa rambut ada yang tumbuh di ketiak? Apakah gunanya? Semoga bermanfaat.