Mengenal Alopecia dan Kebotakan

By
Apa itu Alopecia, sekarang Anda akan mengetahui lebih jauh mengenai gangguan ini. Alopecia adalah kebotakan. Ini mungkin bukanlah sebuah penyakit, tetapi lebih ke kelainan. Jadi Alopecia adalah kelainan di mana kondisi jumlah rambut rontok pada seseorang melebihi jumlah rambut tumbuh. Dengan begitu jika dibiarkan seiring waktu maka kebotakan pun akan terjadi. Untuk beberapa kasus, memang rambut tak tumbuh kembali, kemudian mengakibatkan terjadinya bald spot, atau kebotakan. Rata-rata jumlah rambut rontok per harinya adalah 25 sampai dengan 100 helai dalam satu hari. Dapat disebut dengan Alopecia apabila jumlah rambut rontok per harinya sudah mencapai lebih dari jumlah tersebut atau lebih dari 100 helai / hari. Untuk jenis Alopecia sendiri terbagi menjadi 3, mari baca selengkapnya.

Jenis Alopecia


Seperti disebutkan sebelumnya jika jenis Alopecia ada tiga macam. Antara lain Alopecia areata, Alopecia totalis, dan Alopecia universalis.

Untuk Alopecia areata itu kebotakan terjadi pada beberapa titik, pada Alopecia totalis kebotakan terjadi pada seluruh kulit kepala, dan yang terakhir, Alopecia universalis, kebotakan terjadi pada seluruh rambut tubuh.

Semua itu tergantung ke faktor penyebabnya.

Faktor penyebab


Keadaan atau kondisi ini bisa terjadi hanya untuk sementara maupun berlangsung untuk jangka waktu yang lama. Kondisi lain yang dapat menyusul karena Alopecia adalah stress, tetapi Alopecia juga merupakan tanda dari terjadinya serangan penyakit lain pada tubuh. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pemeriksaan atau diagnosis yang lebih pasti. Khususnya jika kondisi Alopecia yang Anda alami tidak kunjung membaik. Bahkan bertambah parah, jangan tunda lagi untuk memeriksakan diri ke dokter.

Siapa saja yang dapat mengalami Alopecia?

Baik kaum laki-laki maupun wanita sama-sama rentan mengalami kelainan Alopecia. Bahkan juga termasuk anak-anak sekalipun. Untuk beberapa orang, kondisi rambut rontok bisa terjadi sesudah mengalami kejadian tertentu di dalam hidup mereka. Contohnya pernah terserang penyakit tertentu, trauma, hingga kehamilan. Untuk seorang lelaki dengan usia melebihi 50 tahun, serta wanita dengan usia melebihi 50 tahun, yang telah mengalami menopause juga rentan terhadap Alopecia ini.

Gejala Alopecia

Berikut beberapa tanda-tanda dari kondisi kelainan Alopecia menimpa rambut Anda.


  1. Jumlah rambut rontok melebihi 100 helai dalam 1 hari
  2. Alopecia universalis, kemoterapi kanker bisa mengakibatkan alopecia, umumnya rambut tumbuh kembali sesudahnya
  3. Alopecia totalis, rambut jadi gampang rontok ketika Anda menyisir rambut. Jenis kelainan ini umumnya mengakibatkan terjadinya penipisan pada rambut
  4. Alopecia areata, kulit kepala yang botak bisa berbentuk lingkaran. Umumnya kondisi rambut rontok hanya pada daerah kulit kepala saja, tetapi untuk beberapa kasus, memang alopecia juga bisa terjadi pada alis atau janggut
  5. Kulit yang botak umumnya mulus, berwarna peach, dan berbentuk bulat
  6. Terkadang muncul rasa sensasi gatal atau terbakar


Kapankah Anda sebaiknya mulai konsultasi ke dokter?

Anda wajib pergi ke dokter jika memang Anda rasakan kondisi kelainan Alopecia yang Anda alami tidak membaik dan bertambah buruk. Alopecia yang mendadak bisa menjadi tanda Anda terserang penyakit lain, dan membutuhkan terapi. Tetapi ada hal yang lebih vital, yakni untuk menemukan faktor penyebab dibandingkan melakukan terapi langsung. Anda sebaiknya tetap menginfokan pada dokter apabila memang merasakan rambut rontok ketika disisir maupun ketika keramas biasa, seperti yang sehari-hari Anda lakukan.

Pengobatan

Untuk terapi obat-obatan yang biasa diberikan ada 2 yang umum digunakan yakni memakai rogaine atau minoxidil. Yang kedua adalah memakai Propecia atau Finasteride. Untuk yang Minoxidil itu memiliki bentuk cairan dan solusi sabun. Umumnya dipakai pada daerah kulit kepala, digunakan 1 hari sebanyak 2 kali. Minoxidil ini dapat membantu dalam mengurangi kondisi rambut rontok, juga membantu rambut agar bisa tumbuh lagi. Untuk yang Finasteride, umumnya berbentuk obat minum. Serta diberikan hanya untuk laki-laki saja. Terapi laser juga dapat dilakukan, dengan terapi laser bisa membantu pasien untuk mengurangi jumlah rambut rontok, juga membantu rambut agar bisa tumbuh kembali dan menjadi tebal seperti sedia kala. Sekian artikel tentang mengenal Alopecia dan kebotakan, semoga bermanfaat.