Rambut rontok karena memakai KB Suntik

By
Rambut yang rontok karena memakai KB suntik. Mungkin Anda bertanya-tanya, dan bingung, mengenai “Apakah KB suntik memang dapat mengakibatkan rambut rontok?”, ataukah itu hanya mitos saja. Sesungguhnya susuk dan KB suntik adalah alat KB yang menggunakan hormon progesterin. Tetapi ada yang membedakan di antara keduanya, yaitu pada dosis pemberian, lama efektivitasnya, dan juga cara pemberian. KB suntik sendiri diberikan dengan cara disuntikkan ke otot, bekerja dengan waktu paling lama tiga bulan, sementara susuk atau implan itu ditanamkan di bawah kulit, dapat bekerja sampai dengan 3 tahun lamanya. Mari baca selengkapnya.

Efek samping dari KB Hormonal


Efek samping dari yang termasuk dalam KB hormonal (suntik, implan, pil) adalah mual, berat badan bertambah, sakit kepala, kerontokan rambut, nyeri di payudara. Efek samping pada setiap orang tidak sama. Apabila memang Anda rasakan mengganggu, maka Anda disarankan untuk segera melakukan konsultasi pada dokter spesialis, atau jika tak ada dokter spesialis di kota Anda, konsultasi ke dokter umum pun bisa Anda lakukan. Dengan begitu Anda pun dapat memperoleh informasi lebih lanjut terkait pemakaian alat kontrasepsi, yang memang lebih sesuai untuk Anda gunakan.

Alat kontrasepsi non hormonal


Terdapat beberapa macam alat kontrasepsi yang non hormonal. Contohnya adalah IUD, spermisida, k*ndom, alat kontrasepsi ini dapat Anda gunakan sebagai alternatif sementara dalam usaha menunda kehamilan.

Seringnya memakai kapsul KB dan suntik KB juga sering dikeluhkan oleh para ibu rumah tangga.  Kondisi fisik yang tak mengenakkan terjadi pada orang yang sudah berhenti konsumsi KB. Mungkin hal tersebut terjadi kepada Anda. Seperti disebutkan sebelumnya apabila efek samping pemakaian alat kontrasepsi di tiap orang itu berbeda-beda. Penggunaan KB atau alat kontrasepsi bisa menyebabkan rambut rontok, itu adalah karena pengaruh faktor hormonal. Tetapi terdapat hal yang harus Anda ingat jika pemakaian pil KB itu tak menyebabkan wajah berjerawat. Jadi Anda jangan salah informasi. Apabila sesudah berhenti menggunakan KB, kemudian Anda mengalami jerawat, jangan salahkan KB suntik tersebut, mungkin karena pengaruh faktor yang lain. Karena faktor penyebab jerawat juga ada banyak.

Alat kontrasepsi

Disarankan bagi Anda supaya memakai alat kontrasepsi yang memakai cara IUD atau AKDR, sebab bebas hormonal dan aman. Selain itu juga nyaman, dan bisa bertahan hingga 10 tahun. Anda pun tidak perlu takut terjadi kehamilan setelah menggunakannya. Ini juga berlaku bagi Anda yang takut mengalami kerontokan rambut sesudah berhenti menggunakan KB suntik atau pil KB.

Jenis-jenis alat kontrasepsi yang lain untuk Anda ketahui

Ada yang namanya koyo, atau patch Ortho Evra. Di mana koyo tersebut ditempelkan kemudian akan melepaskan aliran progestin dan estrogen. Umumnya koyo yang ditempel tersebut di bagian perut sebelah bawah, lengan, ataupun b*kong. Koyo tersebut digunakan sepanjang 1 minggu, dan untuk 3 minggu pemakaian. Ada kelebihan dan kekurangan dari penggunaan koyo Ortho Evra ini. Kelebihannya adalah mengurangi rasa sakit ketika datang bulan, Anda tak perlu repot-repot rutin konsumsi pil KB, membuat haid menjadi lebih teratur, Anda dapat menggunakannya bahkan dalam kolam renang, di kamar mandi, dan saat olahraga sekalipun, dan metode menggunakan koyo ini sangat efektif, asalkan Anda menggunakannya dengan cara yang tepat, sesuai anjuran. Sekian artikel tentang rambut rontok karena memakai KB suntik, semoga bermanfaat.